Update (7 Agustus 2017):

Bulan lalu, Juli 2017, Make Over Indonesia merilis 4 warna tambahan untuk seri Intense Matte Lip Cream. Dengan tema #MyKindaNudeLips, keempat warna ini, Posh, Lux, Pompous, dan Couture adalah warna-warna nude untuk melengkapi koleksi 8 warna sebelumnya di Instagramku. Untuk swatches, kalian bisa lihat hi-resnya di list swatches di bagian bawah ya. For those who haven’t read my review about this product, here’s it.

Hello Indonesian Beauty Enthusiasts, apa kabar? Setelah Jumat kemarin aku selesaikan 3 swatches dari Intense Matte Lip Cream milik Make Over Indonesia, dan juga menghadiri acara runway show Make Over ‘VERSUS’ di Jakarta Fashion Week 2016 di hari yang sama, jadi aku mohon maaf kalau reviewnya baru keluar di hari ini yaa.. You know, kalau udah capek banget, aku bisa tidur seharian apalagi ditambah hujan! Hahaha..

So.. Mengenai brand-nya, niatnya aku ingin baca-baca mengenai sejarah brand Make Over ini melalui website resminya di PTI Cosmetics (perusahaan yang memiliki brand Make Over, Wardah, Emina, dll). Kalau kamu pernah baca reviewku tentang Wardah Exclusive Matte Lip Cream disini, kamu pasti sudah tahu sedikit banyak profil tentang perusahaan kosmetik raksasa ini. Karena sayangnya website PTI sedang down maka aku hanya bisa berikan info sesuai dengan pengetahuan aku saja.

So… Let’s just start the review! 😉

ABOUT THE BRAND

Make Over Indonesia adalah salah satu ‘brand’ yang diusung oleh PTI Cosmetics, sama dengan Wardah, Emina, dan banyak lagi merk lainnya. Yang membedakan adalah, menurutku Make Over lebih fokus di professional line cosmetics, atau dengan kata lain kosmetika untuk para profesional seperti make up artists, contohnya. Tapi, bukan berarti produk-produknya khusus untuk profesional, kita-kita yang emang masih belajar soal makeup pun bisa pakai kok! Hehehe..Intinya sih, produk-produknya Make Over itu lewat tagline-nya ‘Beauty Beyond Rules’, ngajak kita untuk lebih eksplor our wild side. Because yes, in makeup world, being basic is just pretty much boring. 😉

Make Over punya color branding hitam di semua lini produknya, baik tube maupun box-nya. Just remember guys.. warna hitam jika didesain apik pasti memberikan kesan professional, elegan, dan tentu saja ‘mahal’. Sedikit pengetahuan mengenai psikologi warna buat temen-temen pembaca blog ini. Hihihi.. Anyway, Pengalaman pertamaku dengan Make Over balik ke tahun 2013, dimana aku beli ‘Rose De La France‘ makeup box set yang berisi beberapa produk Make Over. I know it’s a long time ago, tapi box-nya masih aku pakai sampai sekarang malah banyak temenku yang minta (lha, minta?!) walaupun isinya rata-rata sudah habis atau dipakai ibu. Lol.

Photo Courtesy of Make Over Indonesia (Twitter)

Box-nya cantik banget, dan buat kalian yang suka banget sama tema desain shabby chic, kayaknya wajib punya nih. Tapi aku nggak tau apakah set ini masih tersedia atau nggak.

Long story short, dari situ aku mulai sering beli lipstik local brand, termasuk Ultra Hi-Matte Lipstick milik Make Over. Dan sekarang, ketika demam lip cream menguasai, of course Make Over gak mau ketinggalan hype-nya. And surprisingly, I have a good feeling about this product.

makeover-lippielust-web-2

FORMULA & TEXTURE

I told you I have a good feeling about this product.

To be honest, formula Make Over Intense Matte Lip Cream ini bikin aku agak deg-degan pas pertama kali coba. Formula dengan konsistensi thick cream jarang banget jadi bagus di aku, apalagi yang hasil akhirnya dead matte. Kadang, dengan formula seperti ini dan hasil akhir dead matte, lipstik jadi gampang banget ‘pecah’ ketika mengering di bibir. Yang lebih bikin sebel adalah… karena terlalu ‘tebal’ konsistensi lipstiknya, maka bibir jadi kaku dan susah untuk digerakkan.

Beda banget sama Intense Matte Lip Cream dari Make Over ini.

Okay memang kedengerannya ‘iklan’ banget, but I suggest you to also try out the product to prove my point. Aku gak pernah bilang satu produk bagus kalau memang jelek, so… for my new review readers, if you read this, don’t worry I won’t degrade myself for telling bullshit.

makeover-lippielust-web-6

Anyway, kita lanjut bahas produknya. Formulanya creamy, mirip sama formulanya Stila Longlasting Liquid Lipstick tapi lebih creamy lagi. Akan terasa tebal ketika pertama kali diulas, namun kamu gak perlu celup batang aplikatornya berkali-kali ke dalam tube-nya karena dalam sekali aplikasipun warnanya udah menutup warna asli bibir dengan sempurna. Bagi teman-teman yang memang punya pigmented lips alias warna bibir yang lebih gelap, untuk nomor 02 & 03 mungkin akan membutuhkan 2x aplikasi untuk bisa dapatkan full coverage.

Lalu pertanyaannya, apakah bikin bibir kering? Selama ini aku pakai sih enggak ya. Ada beberapa follower yang ngasih feedback juga di foto-foto swatchku di Instagram, yang memang rata-rata sangat suka dengan formulanya karena gak bikin bibir kering setelah berlama-lama pakai. (Kalau kalian penasaran, cek di swatch #makeoverbylippielust 001 ‘Lavish’ dan kalian akan temukan feedback dari @dar.m.tia) 😉

Pada beberapa saat awal aplikasi bibir akan terasa tebal dan berat, karena balik lagi, sifat formulanya memang thick cream jadi wajar aja. Namun setelah mengering dalam waktu kurang lebih 1-2 menit, lipstik akan terasa lebih natural di bibir. Ringan dan bertekstur lembut seperti velvet. Finish-nya matte (bukan velvety matte semacam Bourjois Rouge Edition Velvet, contohnya) dan juga semi-transferproof. Dengan kata lain, produk akan tetap menempel di bibir, tidak mudah menempel di objek apapun kecuali dengan sengaja digosok. Namun, karena produk ini punya rich formula, alias gak gampang hilang karena formulanya punya pigmentasi warna sangat baik, jadi sebaiknya hapus pakai oil-based makeup remover only. Perlu dua-tiga kali aplikasi sampai akhirnya bibir bersih dari lipstik.

Bentuk tube-nya mirip LT PRO Longlasting Lip Cream, namun kedua produk ini punya formula yang berbeda. Juga, batang aplikatornya. Make Over Intense Matte Lip Cream memiliki kaki (doe aplikator lebih berserabut, yang menurutku sangat cocok untuk formula creamy seperti ini karena ‘kaki’ aplikator seperti ini lebih optimal dalam pengaplikasian lipstik agar bisa lebih merata.

makeover-lippielust-web-4

Jika dibandingkan dengan Wardah Exclusive Matte Lip Cream atau ‘rekan-rekan’ sebangsa lip cream lokal lainnya, Make Over Intense Matte Lip Cream ini punya berat bersih cukup banyak, yaitu 6.5g. Memang, netto-nya masih dibawah LT Pro Long lasting Matte Lip Cream (8gr), namun seperti yang aku bilang soal formula serta pigmentasi warnanya yang sekali ulas udah bisa keluar, jadi menurutku produk ini benar-benar worth the price.

Ada tiga ‘kelas’ warna Make Over Intense Matte Lip Cream, dan inilah yang bikin para pecinta lipstik bingung mesti beli yang mana hahaha.. Karena alasannya sederhana, semua warnanya memang bagus dan layak untuk dikoleksi:

makeover-lippielust-web-7 makeover-lippielust-web-8 makeover-lippielust-web-9

LONGEVITY / STAYING POWER

Terakhir aku pakai itu ketika JFW dua hari lalu, shade nomor 007 (Scarlet). Aku pakai dari jam 1 siang sampai jam 10 malam, dengan 1x touch up karena makan Fish & Chips di Senayan City (lengkap, ya?) 😀 Ketahanan lipstiknya sangat baik, walaupun memang jika dipakai makan makanan berminyak, maka produk akan menempel dimana-mana. Setelah makan? Warna masih menempel dengan baik di bibir namun memang perlu touch up terutama di bagian dalam bibir.

So, mungkin 6 jam pemakaian adalah batas pemakaian produk ini untuk dapetin performa maksimal.

PRICE

Sekitar 90ribuan. Aku pribadi dapatkan produknya dari Make Over langsung untuk dicoba dan direview.

CONCLUSION

Sesuai dengan namanya ‘lip cream’, produk ini konsistensinya benar-benar creamy. Pigmentasi warnanya sangat baik, sekali ulas sudah bisa menutup permukaan bibir. Yang paling penting adalah, selama aku coba, produk ini gak bikin bibir kering mau selama apapun aku pakai (terlama: 10 jam). Tentu harus dibarengi dengan minum yang banyak ya supaya bibir tetap terhidrasi dengan baik dari dalam. Dan memang perlu touch up jika dipakai makan, walaupun warnanya tidak akan hilang semua.

Satu-satunya hal yang jadi kekurangan buatku, lipstik ini gak punya wangi / fragrance. Sebetulnya gak masalah sih, karena aku juga sebetulnya cukup terganggu dengan wangi yang menyengat dari lipstik. Cuma, karena gak ada wanginya sama sekali, jadi kurang menarik / appealing aja. 🙂

Oia, aku kurang tahu kalau produk ini sudah terverifikasi halal / tidak. Yang pasti, produk ini memiliki paraben. Jika kalian termasuk yang tidak suka pakai produk ber-paraben, so I’m so sorry that this product carries it.

So guys… kalau reviewku ini membantu kalian, jangan lupa share dan love yaa.. thank you so much and see you on another review! :*

SWATCHES

RULES / CARA SAVE FOTO SWATCH

(!!!) Perlu dibaca untuk Online Shop:

Mohon untuk TIDAK mengedit foto dengan cara menghapus watermark, menimpa watermark dengan nama online shop, menghapus watermark lalu mengganti dengan nama online shop, menambahkan tulisan-tulisan seperti harga, dll, serta menyatukan foto (collage). Mohon hargai hasil karya orang lain dengan tidak melakukan hal-hal yang sebetulnya tidak perlu dilakukan.

Jika tidak bisa mengikuti aturan, maka foto akan saya laporkan sebagai copyright infringement untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh Instagram.

Saya sangat menghargai online shop yang berbesar hati bersedia mencantumkan nama @Lippielust sebagai original swatcher di caption instagram / twitter / facebook / marketplace lain milik online shop dengan cara memasukkan akun Twitter / Instagram / Facebook: @lippielust atau link back ke website lippielust. Terima kasih.

Cara Save Swatches melalui Smartphone:

Tahan / tekan foto yang akan di simpan sampai muncul dialog ‘save / simpan’. Foto akan otomatis tersimpan di memori smartphone anda. Geser dengan jari ke kanan / kiri untuk save / simpan foto lainnya.

Foto yang disimpan di website lippielust sudah berukuran besar dengan resolusi 300dpi, 1500 x 1500 pixel. Disarankan untuk save foto swatches melalui website daripada repost foto dari akun Instagram karena kualitas foto instagram akan otomatis dibuat rendah oleh pihak Instagram.