Hi beauties!

Two reviews in a week, bring it on! Hahaha..

Kalau kemarin aku review soal affordable products punya si pendatang baru dari China, Focallure, sekarang aku bakal review pendatang baru di dunia lip cream dari Indonesia: Mustika Ratu Ultra Moisturizing Matte Lip Cream.

Minggu lalu aku berkesempatan untuk datang ke event-nya Sociolla, yaitu Sociolla Soirée with Mustika Ratu, di Rock Paper Scissors, Jakarta. Sore itu benar-benar bikin aku jadi lebih terinspirasi, karena disana aku ngobrol langsung sama Direktur Utama PT. Mustika Ratu Tbk., ibu Putri Wardani dan juga Manajer Pemasarannya, Ibu Retno. You know I love listening to good stories, apalagi cerita yang disampaikan adalah tentang penciptaan sebuah produk yang berhasil steal the spotlight.

Bareng temen-temen blogger lainnya, kami berkesempatan untuk tukar cerita mengenai filosofi lipstik sesuai versi kami. Menurutku, lipstick is life. Bukan secara materil, tapi lipstik memang selalu menjadi bagian dari aku sejak kecil. Well thanks to my beautiful mom who always looks good every single time. Makeup pertama yang aku coba adalah lipstik, dan menurutku warna-warna dan juga bentuk lipstik selalu terlihat cantik. Classic yet artistic.

Ibu Putri sebagai Direktur Utama dari PT. Mustika Ratu, Tbk. bercerita bagaimana beliau menciptakan produk Ultra Moisturizing Matte Lip Cream dari mulai proses konsep, riset, produksi, dan tentu saja, masa percobaan. Ibu Putri sendirilah yang menentukan harus seperti apa produk ini nantinya. Yang pasti, karena beliau adalah perempuan seperti aku dan kalian juga, menurutnya lipstik itu harus nyaman bukan malah menyakiti. So True! So that’s why, Mustika Ratu muncul dengan nama ‘Ultra Moisturizing’ Matte Lip Cream. A lip product that is kissproof and moisturizing lips at the same time!

Tapi pertanyaannya adalah:

Apakah performa produk ini sesuai dengan apa yang diklaim?

HERE GOES MY REVIEW

Well, aku selalu ragu jika ada produk yang meng-klaim bahwa lipstik kissproof bisa juga melembabkan bibir disaat yang sama. Begitupun dengan produk Mustika Ratu, yang dengan jelas mengatakan bahwa lip cream ini bisa melembabkan. I feel it’s too much, terlalu mengada-ada.

But then Sociolla mengirimkan satu paket berisi 6 shades Ultra Moisturizing Matte Lip Cream ke rumahku dan yang membuatku cepat-cepat ingin membuka plastic seal produknya adalah: warna-warnanya yang eye-catchy dan ‘Indonesia Banget!’. Di hari yang sama aku coba warna termuda-nya, Cheers Columbines.

Kayaknya berlebihan kalau aku bilang lip cream ini benar-benar moisturizing. But here is the thing: setiap pakai produk ini,  aku pasti lagi berkegiatan seharian. Tubuhku yang memang gampang dehidrasi mengharuskan aku untuk tetap konsumsi air putih sesering mungkin. Ketika aku gak punya waktu untuk minum, aku tahu aku harus hapus lipstik terlebih dahulu dan istirahatkan bibir dengan hanya memakai lip balm saja supaya gak pecah-pecah. Suprisingly, Mustika Ratu Ultra Moisturizing Matte Lip Cream works unlike any other kissproof lip cream I have tried. Aku gak perlu khawatir produk akan transfer, dan juga gak perlu khawatir bibir bakalan kering walaupun kurang minum.Bibirku terasa kenyal dari awal pengaplikasian sampai akhirnya aku memutuskan untuk menghapusnya dari bibir — which was hours long!

and to me, that’s more than enough.

Ada saat dimana bibir mulai terasa ‘lelah’ dari lipstik, tepatnya 8 jam setelah pemakaian. Foto dibawah ini aku ambil sepulang dari event Sociolla Soirée di hotel tempat aku menginap selama di Jakarta, jam 10 malam sebelum aku hapus semua makeup yang menempel di wajah.

Makeup masih on point, of course. Hehehe..

Disini aku pakai shade Precious Poppy, which surprisingly gak wash out sama sekali di aku.

✨ SO MUCH YES FOR…

  • The Mighty OLIVE OIL. Did I mention it before? Berkaca dari kesuksesan produk andalannya yang jadi andalanku juga Mustika Ratu Minyak Zaitun, Mustika Ratu memasukkan Olea Europaea atau Olive Oil ke dalam produk ini. So that’s where the term ‘Ultra Moisturizing’ comes from. Biasanya produk lipstik apapun yang diklaim ‘moisturizing‘ terasa lengket, tapi tidak untuk produk ini.
  • The suppleness it creates. Bibir terasa kenyal seharian.
  • The colors specially for Indonesians. Semua warnanya sangat cantik. Bahkan untuk warna Lovely Lily yang memang agak sedikit terang, warna ini masih terlihat sangat cantik untuk kulit medium to tan. Memang warnanya tone down a little bit karena oksidasi, tapi tidak terlihat sangat tua ketika produk 100% mengering.
  • The staying power. Produk ini bisa tahan sampai 10 jam tanpa rontok. Gracefully fading, of course, tapi enggak bikin bibir terlihat belang karena produknya luntur. Sisa lipstik masih menempel rata di bibir, hanya saja memang warnanya tidak sejelas seperti ketika pertama kali diaplikasikan.
  • The lightweight formula. Lip cream ini terasa ringan di bibir seperti gak pakai lipstik sama sekali. Produk inipun hanya butuh sekitar 15-30 detik untuk benar-benar dry jadi kissproof dan berubah tekstur dari creamy menjadi matte.
  • The scent. Produk ini memiliki wangi yang tidak terlalu menyengat, so it’s okay to me.

✨ THE WEAKNESSES

  • Hard-to-set formula. Formulanya creamy tapi agak susah untuk diratakan. Hampir terasa seperti gel, namun dalam konsistensi yang lebih ringan. Dengan formula seperti ini, akan lebih baik kalau aplikator yang digunakan lebih panjang dan pipih dari aplikator biasanya, supaya produk bisa lebih bisa rata tanpa harus mengaplikasikan produk berulang kali.
  • Medium pigmentation with buildable coverage. Karena pigmentasinya medium, maka coverage yang didapatkan pun medium, terutama Lovely Lily, Hotshot Hibiscus, dan Radiant Rose. Tapi, pengaplikasian kedua akan menyelesaikan masalah ini. The trick is kamu harus menunggu layer awal mengering seluruhnya baru bubuhkan layer kedua diatasnya. Just make it as thin as possible so you’re good to go.
  • Plastic seal that doesn’t want to be torn off. Plastik pembungkusnya tebal dan sangat rapat, sampai-sampai aku agak kesulitan membukanya. So I used my cutter to tear it off. But on the bright side, itu artinya produk terjaga dengan sangat baik.

✨ THINGS YOU NEED TO KNOW

Packaging-nya unik. Hanya berbentuk kertas dengan produk diikat didepannya supaya kita bisa lihat langsung seperti apa warnanya. Memang botolnya terbuat dari frosty glass untuk membuat kesan ‘matte’, tapi warna didalam botol tidak jauh dengan warna ketika diaplikasikan.

Keterangan cara pakai, bahan baku, tanggal kadaluarsa, kode produksi, keterangan produsen serta customer service lengkap tertulis di bagian belakang.

INGREDIENTS LIST:

Isododecane, Talc, Microcrystalline Wax, Cyclopentasiloxane, Kaolin, Trimethylsiloxysilicate, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Diisostearyl Malate, Disteardimonium Hectorite, Polyglyceryl-2 Triisostearate, Polybutene, Propylene Carbonate, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Fragrance, Synthetic Fluorphlogopite, Sodium Dehydroacetate, Tin Oxide, Olea Europaea, CI 77891, CI 77491, CI15850:1, CI 15985, CI 45410, CI 15850, CI177499, CI 17200, CI 19140, CI 77492,CI42090, CI 77742

Kalau kalian penasaran bagaimana penilaian bahan bakunya, silakan dilihat hasil penilaian dari setiap bahan baku melalui skincarisma.com (my new favorite ingredients analyzer tool!):

Glossary:

1 – 2: Low Risk
3 – 6: Medium Risk
7 – 10: High Risk

Okay, seperti biasa aku niatkan bikin review cukup satu jam tapi malah jebol sampai 3 jam! Hahaha.. But I really hope that this will help you guys sooo… kalau kalian merasa reviewku berguna, jangan lupa share ya!

See you guys in another review! :*

✨ SWATCHES