Lip Oil For Intense And Long-Term Lip Hydration: Fungsi Lip Oil dan Perbedaannya dengan Lip Balm dan Lip Gloss

by Rissa Stellar
Published: Last Updated on 468 views

Akhirnya kita ketemu lagi dengan bulan Ramadhan dimana kita, technically, berpuasa selama sebulan lamanya. Di Indonesia Ramadan tahun ini bertepatan dengan musim pancaroba, musim dimana kita sedang beralih dari musim penghujan menuju musim kemarau.

With that being said, karena masa peralihan inilah vitalitas tubuh kita dituntut untuk selalu prima karena biasanya selain kita biasa ketemu sama penyakit saluran pernapasan, kulit kita juga jadi rentan kering dan kusam karena kelembapan udara yang tinggi. 

Antara puasa dan musim pancaroba, kayaknya masalah kulit kering udah jadi masalah yang dihadapi oleh kebanyakan orang, termasuk bibir kita. Maka dari itu, kita butuh asupan nutrisi dan sumber hidrasi yang lebih intens. And I tell you this: Lip Balm aja enggak cukup. Our lips need more!

What is Lip Oil?

Ada lip balm, ada lip gloss, lalu sekarang ada lip oil. Ketiga jenis produk bibir ini berhubungan satu sama lain, hanya konsistensi dan kandungannya yang berbeda. Basically, Lip Oil adalah produk crossover antara lip balm dan lip gloss dimana ia membawa nutrisi seperti lip balm tapi di sisi lain memberikan shine seperti lip gloss.

Biasanya, lip oil, if it’s not obvious enough, diperkaya dengan skin-loving oils untuk perawatan bibir jangka panjang.

Apa Fungsi Lip Oil?

Our lips are made of two things: muscle and the thinnest skin on your body. It also doesn’t have sebaceous / oil glands! – Allure.com

Artinya, bibir kita seriously butuh lebih banyak nutrisi dan juga perlindungan. Karenanya bibir kita lebih sensitif dari bagian tubuh lainnya dan membutuhkan perawatan ekstra. Kadang kita lupakan hal ini dan lebih fokus pada bagian wajah lainnya ketika skincare-an.

Lip oil biasanya mengandung essential oil dengan konsentrasi tinggi yang berfungsi untuk merawat dan menutrisi bibir, sekaligus membantu bibir terlihat lebih penuh dan segar. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa oiloil ini dapat meningkatkan volume bibir, memperlambat penuaan bibir, dan juga memberikan efek soothing, calming, dan juga cooling.

Yang perlu kamu cari dari high-quality lip oil adalah kandungan skin-friendly oil seperti Jojoba Oil, Sunflower Seed Oil, Rosehip Oil, Grape Seed Oil, dan masih banyak lainnya. It’s better if the product carries more than 2 types of oils sehingga kamu bisa mendapatkan benefits dari oils tersebut dalam perawatan bibir rutinmu.

Banyak produk bernama lip oil tetapi tidak membawa kebaikan skin-loving oil sama sekali ke dalam Ingredients List. I’m not saying you better avoid these kind of products tapi jika kamu ingin mendapatkan kebaikan oils untuk bibirmu, maka selalu baca Ingredients List-nya terlebih dahulu sebelum membeli. Kamu enggak bisa mendapatkan kebaikan lip oil untuk lip treatment jika memang lip oil-nya aja enggak ada, right?

Sometimes, these ‘lip oil’ products only give you temporary relief and sheer-wash color on your lips but not actually treating it.

Types of Lip Oil

Saat ini at least ada 3 jenis lip oil yang mulai ramai:

Colorless / Clear Lip Oil

Clear Lip Oil ini yang paling sering aku pakai di malam hari, sebelum tidur. Well, sebetulnya mayoritas penggunaan lip oil-ku memang ketika malam hari karena beberapa diantaranya memang lebih berat dan kental.

Sheer Lip Oil

Lip oil satu ini memiliki tambahan pigmen warna dengan hasil warna yang sheer-wash, artinya sedikit memberikan rona di bibir dan enggak akan terlalu terlihat. Sheer Lip Oil ini bisa menjadi pilihan untuk kamu yang lebih suka lip oil dengan sedikit efek warna untuk bibir.

Colored Lip Oil

Selain itu, ada juga colored lip oil yang memiliki warna natural yang datang dari ingredients-nya, bukan warna tambahan khusus. Biasanya, warnanya tidak berpengaruh pada tampilan warna bibir.

Kebanyakan lip oil tidak memiliki tambahan synthetic fragrance atau parfum tambahan, sehingga wanginya akan bervariasi, terasa lebih alami dan herbal-like. Jika tujuannya untuk lip care, aku akan menghindari produk lip oil apapun dengan kandungan glitter atau memiliki klaim memberikan warna tahan lama (apalagi sampai stain). Jika memiliki glitter atau stain, itu artinya kamu sedang mengaplikasikan lip makeup, bukan sedang melakukan lip treatment.

Lip Oil vs. Lip Balm vs. Lip Gloss

Perbedaan paling terlihat dari ketiga jenis lip treatment product ini adalah teksturnya. Tapi adalah perbedaan formulanya?

Lip Oil Vs. Lip Balm

Kebanyakan lip balm memiliki bahan dasar wax atau petroleum jelly yang mampu meredakan permasalahan bibir seperti bibir kering dan pecah-pecah, tapi hanya secara sementara dan tidak terlalu banyak membantu dalam hal hidrasi jangka panjang. Sementara itu lip oil bisa menyerap ke dalam lapisan kulit bibir lebih jauh sehingga ia bisa merawat dan menutrisi bibir dari dalam.

Lip balm juga memiliki formula yang lebih kental, cenderung balm-y (duh), kadang memiliki tambahan rasa juga wangi, atau bahkan SPF yang lebih banyak. Sebaliknya lip oil memiliki formula yang tipis (namun cenderung terasa oily) dan tidak terasa berat di bibir.

Jika kamu inginkan tampilan bare lips yang tidak terlalu shiny dan terlihat lebih natural, maka gunakan lip balm. Jika kamu ingin mendapatkan tampilan shine yang lebih intens, maka gunakan lip oil.

lip oil memberikan nutrisi dan kelembapan secara long term jika digunakan rutin, sedangkan lip balm bisa secara instan membuat bibir lebih kenyal dan lembap.

lip oil terasa lebih greasyoily sehingga sebagian orang akan merasa tidak nyaman dibandingkan lip balm yang terasa tidak terlalu berminyak.

Lip Oil Vs. Lip Gloss

Perbedaan yang paling terlihat, tentu aja, feel-nya. Meskipun saat ini banyak juga lip gloss yang highly-moisturizing, lip gloss tetaplah lip gloss, produk lip decorative alias riasan bibir yang enggak akan memberikan manfaat jangka panjang untuk bibir.

Lip oil, di sisi lain, mengandung bahan-bahan (oil) langsung sehingga kebaikan dari oil-oil-nya bisa kita rasakan secara langsung. Selain itu, lip oil juga bisa memberikan kelembapan yang intens sekaligus perawatan untuk tampilan bibir yang lebih baik.

Kedua, biasanya lip gloss lebih kental dibandingkan lip oil, dan lebih terasa sticky. Meskipun begitu dari segi tampilan lapisan lip gloss bisa tahan lebih lama di bibir dibandingkan lip oil.

Ada enggak produk lip makeup gloss tapi juga berperan sebagai lip oil? Ada. Meskipun komposisi oil-nya tidak sebanyak lip oil, kamu bisa cek ingredients list di dalamnya sehingga kamu bisa tahu oils apa yang dikandung produk tersebut. Menurutku produk lip gloss inilah yang akan menjadi tren lip gloss selanjutnya karena selain less sticky, lip oil gloss juga memberikan segudang manfaat untuk bibir dalam jangka panjang.

lip oil mampu memberikan efek shiny di atas bare lips atau lipstick lebih intens dan lebih terlihat seperti ‘kaca’.

lip gloss bisa tahan lebih lama di bibir dibandingkan lip oil yang mudah menempel di permukaan.

lip oil terasa lebih oily / greasy, serta bisa dengan mudah bleeding jika diaplikasikan terlalu banyak di bibir.

lip gloss terasa lebih kental dan cukup lengket sehingga rambut bisa dengan mudah menempel di bibir.

Nah, next-nya kita bakal bahas 5 rekomendasi produk lip oil! Penasaran gak produknya apa aja? Tunggu ya!

Sponsored Links:

More Reviews You'll Love

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.